Tampilkan postingan dengan label Chin Yung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Chin Yung. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 Desember 2011

Seputar Cersil

Salah satu pengaruh budaya China yang paling kuat di Indonesia tidak bisa kita sangkal adalah cerita silat dan film serial kungfu/silat. Mulai dari kaset video Betamax di awal tahun 80'an sampai dengan detik ini DVD yang ringkas, canggih dan praktis, masih saja serial-serial silat beredar tak kenal putus. Di stasiun-stasiun TV di Indonesia di awal tahun 90'an juga banyak memutar film-film silat yang sudah di'dubbing bahasa Indonesia (terus terang lucu tenan menurut saya), dan mendapat sambutan cukup luar biasa....
Inilah kisah dunia persilatan....



Pidato Jin Yong: Tokoh Sejarah dan Tokoh Cersil

Tahun 1994, saya (Jin Yong) pernah datang ke Taipeh untuk mengikuti suatu diskusi bersama tuan Yang Zhao dan tuan Zhan Hongzhi [yang diselenggarakan bersama oleh penerbit “Renjian”(人间) dan Yuan Liu (远流出版)].  Isi diskusi sangat padat, dan memberikan kesan terdalam dari berbagai kota yang sudah saya kunjungi. Tingkatan pendengarnya sangat tinggi, pertanyaannya cukup mengusik dan sangat dalam, membuat hati sangat gembira bisa ketemu dengan teman-teman dari Taipeh.

Hari ini melihat suasana di sini, rasanya seperti para yingxiong haohan (enghiong hohan) dari berbagai aliran datang ke sini untuk menghadiri pesta wulin (bulim). Sesungguhnya saya pribadi tidak senang pidato. Dulu waktu mengurusi “Mingbao” kalau ada pendapat ya saya tulis editorial. Tapi ini ada kekurangannya, yaitu monolog alias bicara seorang diri, tidak ada yang mengusik. Yang diomongi rasanya sudah benar, namun benar tidaknya sesungguhnya juga tidak tahu. Makanya saya tidak suka pidato, tetapi suka berdialog.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites