Sabtu, 02 Juni 2012

Seri Pendekar Harum: LEGENDA BULAN SABIT

7. Legenda Bulan Sabit


Karya: Gu Long/Khu Lung

Disadur: Gan K L

Seri ke-7 dari petualangan Pendekar Harum Chu Liuxiang. Ceritanya dimulai ketika Chu Liuxiag menolong Jiao Lin yang mau mati dibunuh orang dan juga ia manyanggupi mambantu orang itu untuk menemukan anak perempuannya yang ciri-cirinya ada toh di bawah lehernya berbentuk bulan sabit. Sebuah toh yang terletak di bawah leher, “di bawah leher” biasanya berarti: di atas payudara! Seorang gadis yang berusia 18 tahun, sekalipun seorang idiot, juga tidak mungkin dengan sembarangan memperlihatkan bagian ini kepada orang ….(wah…berapa banyak ya baju anak gadis yang harus disingkapkan dadanya… )
Beberapa tahun ini, di sejumlah daerah pesisir Tingkok bagian tenggara sering ada bajak-bajak laut orang Jepang yang datang menyerang serta merampok, yang setelah berhasil langsung pergi menghilang. Seandainya pemerintah Tiongkok mengirim tentara dalam jumlah besar untuk menumpas mereka, pasti akan makan biaya yang luar biasa besar, serta dapat mengganggu rakyat. Apalagi bajak-bajak laut yang tak punya tempat tinggal tetap itu, belum tentu bisa dihadapi pasukan reguler.
Maka pihak pemerintah mengutus seorang duta istimewa, dengan identitas seorang pesilat, untuk menggabungkan para pesilat dari berbagai tempat, untuk menghadapi bajak-bajak itu. Kekuasaan orang ini amat besar, tangung jawabnya juga amat berat, rahasia identiasnya harus dijaga rapat-rapat, namun demi kunjungannya ke tempat2 pejabat setempat, mau tidak mau mesti membuat orang2 tahu bahwa ia adalah seorang dengan kedudukan yang tinggi sekali. Dalam keadaan demikian, maka pemerintah memberinya suatu anugrah dengan suatu alasan yang dibuat2, yaitu menjadikan anaknya sebagai putri raja. Walaupun ini hanya namanya saja, tapi sudah cukup membuat orang2 menaruh hormat pada mereka.
Secara berangsur-angsur para bajak laut telah ditekannya sampai hampir punah, namun pada saat itulah di laut tenggara mendadak muncul seorang gembong, yang lebih hebat dari ketua Perkumpulan Paus Ungu Hai Kuotian pada masa lalu, maka sejumlah kecil para bajak laut yang hampir punah itu terpaksa menjadi anak buahnya sang gembong yang bernama Shi Tianwang. Saat ini kekuatannya sudah tidak bisa dilawan lagi oleh si duta istimewa, demi untuk menentramkannya, si duta istimewa terpaksa menyanggupi pernikahan anaknya sendiri sebagai syarat gencatan senjata. Suatu kebijaksanaan yang diambil dalam keadaan yang terpaksa. Dasar Chu Liuxiang seorang yang romantis, tidak rela membiarkan seorang anak gadis menyia-nyiakan dirinya malah pergi untuk membunuh Shi Tianwang yang kemungkinan gagalnya lebih banyak dari berhasilnya.
Nah apakah hubungan antara si gadis bulan sabit, Si duta istimewa, Chu Liuxiang dan Shi Tianwang? Semuanya akan terang jika membaca buku ini. Apakah Chu Liuxiang berhasil membunuh Shi Tianwang? Cerita seri buku ini mirip dengan seri-seri lainnya yaitu mengetengahkan misteri di sepanjang ceritanya. Masih akan ketemu dengan para wanita yang sukarela digauli oleh Chu Liuxing dan setiap ketemu langsung melepaskan bajunya di depan Chu Liuxiang. Selain itu dia juga sering membantu orang yang akan mati, bahkan yang memang mau mati dengan kemauannya sendiri. Ini ada quote dari kalimat seseorang yang pingin mati setelah dikalahkan oleh Chu Liuxiang yang menunjukkan keheranannya karena malah diselamatkan oleh Chu Liuxiang...
Cuma yang agak sedikit aneh adalah Chu Liuxiang terkenal tidak pernah membunuh orang tetapi kenapa tiba2 dalam seri ini bisa terucap kata2 dari mulutnya mau membunuh orang ya..?

0 komentar:

Poskan Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites

 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...