Rabu, 06 Juni 2012

HEAVEN SWORD & DRAGON SABRE 2009


Seri yg satu ini sangat setia pada novel, hampir semua dialog dan detail penting mengikuti novelnya. Karena alur novel sudah hasil kerja keras pengarang Jin Yong yang memasukkan detil logika dan dipertimbangkan matang, maka alur versi 2009 inipun relatif minim kelemahan. Kalaupun ada, di beberapa adegan  dialog yang di novel begitu asik, tetapi pas di filmkan agak terkesan terlalu panjang dan bertele-tele. Sedikit improvisasi ritme mungkin akan menjadikannya lebih baik.
Tapi Saking setianya pada novel, akhir cerita  juga mengikuti revisi terakhir Mbah Jin Yong yang memang kurang disukai penggemarnya.  Jadi, walaupun relatif bagus dan memukau, siap-siap dengan ending yang garing..  bisa dibilang ini salah satu ending terburuk dari semua versi,  dan…. salahkan pengarangnya yang merevisi.




Zhang Wuji

Pertama kali saya melihat foto Deng Chao,, rasanya kurang menyakinkan ….gimana bisa tampang rakyat jelata kucel gitu memerankan Zhang Wuji? heheheh jahat deh. Tapi setelah saya nonton filmnya, ternyata Deng Chao ini justru pas membawakan karakter Bu Ki yang ragu-ragu dan banyak pikiran, tanpa kehilangan aura seorang pendekar. Walau secara wajah ia kurang bisa dipercaya kenapa bisa disenangi banyak wanita, tetapi aktingnya menutupi kelemahan itu.

Zhao Min

Ady An sebagai Zhao Min,, ini dia Zhao Min favorit saya, karena menurut saya ialah yang mampu membawakan anggun-wibawa-angker nya Tio Beng dengan sangat mempesona, tanpa kehilangan sisi lembut kewanitaannya. Wajahnya kelihatan begitu muda, jadi sangat pas sebagai perempuan muda namun sudah pandai memimpin.  Ya, pada dasarnya Tio Beng memang berwibawa dan lugas,  tapi hanya di depan Thio Bu Ki saja ia bisa bermanja-manja bahkan nakal menggoda. 

Zhou Zhiruo

Jujur saja ketika saya menonton hsds 2009,, saya paling malas melihat adegan yang ada Zhou Zhiruo nya. Lagi pula Li Jing ini terlalu datar sebagai Ciu Cie Jiak, salah satu yang kurang berkesan. Saat  masih lugu, ekspresinya lebih terkesan malas-malasan, bukan lugu lembut. Saat udah mulai jadi ketua, dandanannya bikin dia tampak lebih tua dari Bu Ki,  sanggulnya juga aduh mak kayak ibu-ibu mau kondangan.  Untungnya akting jahatnya dengan rambut tergerai malah sedikit lebih baik daripada akting lugunya.

Siao Ciao

He Zhou Yan sebagai Siao Ciao,  akting dan kemistrinya dengan Zhang Wuji  cukup baik . Cukup mewakili bila ia dibilang yang tercantik di antara semua, tetapi, wajahnya sangat jauh dari campuran Persia, malah hidungnya rada pesek dan hanya matanya yang diberi contact lens biru sebagai elemen “Persia”. Agak maksa sih. Bajunya juga agak mewah dan ribet untuk seorang pelayan. Tapi kelebihannya,  di sinilah tokoh Siao Ciao terlihat memimpin pasukan Sekte Ming dengan formasi 8 trigrams.  Fakta di novel yang jarang ditampilkan, bahwa Siao Ciao sebetulnya cerdas dan ilmunya tinggi, tenaga dalamnya malah di atas Tio Beng.

Pertemuan pertama Zhang Wuji dan Zhao Min
Hadiah gigitan Zhao Min untuk Zhang Wuji
Zhang Sanfeng dan 5 pendekar Wudang
Zhao Min ketika menyamar sebagai pria


Zhao Min dalam kostum yg lain
Nona Baju Kuning,,kemungkinan adalah keturunan dari Yang Guo

Nona Baju Kuning ketika mengalahkan Zhou Zhiruo

Sumber : http://pendekarpemanahrajawali.wordpress.com
               www.lautanindonesia.com

1 komentar:

Poskan Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites

 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...